Triton Denpasar

Panduan Alur Bisnis

Bimbel Triton Denpasar

Daftar Isi

Bab 06 · Aturan & Tata Kelola

Cara Penilaian

Bagaimana nilai dihitung ketika bobot tiap soal berbeda

Nilai bukan persentase jumlah soal yang benar.

Nilai adalah persentase bobot yang berhasil dikumpulkan.

Bayangkan tiap soal sebagai wadah berisi poin sebanyak bobotnya. Nilai akhir adalah berapa persen dari seluruh poin yang berhasil siswa ambil. Hasilnya selalu pada skala 0 sampai 100.

Bobot bersifat relatif

Bobot 10 tidak berarti "soal ini bernilai 10 dari 100", melainkan "sepuluh kali lebih berharga daripada soal berbobot 1 di ujian yang sama". Menaikkan bobot satu soal memperkecil porsi semua soal lain, dan menambah soal baru menurunkan porsi seluruh soal yang sudah ada.

Saran praktis: tetapkan bobot seluruh soal sekaligus setelah paket lengkap, bukan satu per satu sambil menyusun.

Penilaian Tiap Tipe Soal

Tipe Soal Penilaiannya
Pilihan ganda Benar penuh atau salah penuh
Pilihan ganda kompleks Pilihan harus persis sama dengan kunci. Benar 3 dari 4 tetap dinilai salah
Isian singkat Benar penuh atau salah penuh; huruf besar/kecil dan spasi berlebih dimaafkan
Menjodohkan Nilai sebagian — sesuai proporsi pasangan yang benar
Tabel pernyataan Nilai sebagian — sesuai bobot baris yang benar
Uraian (Essay) Dinilai manual oleh guru

Contoh Perhitungan

No Tipe Bobot Hasil Porsi Poin
1 Pilihan ganda 1 Benar 1 1
2 Pilihan ganda 1 Salah 0 0
3 Isian singkat 2 Benar 1 2
4 Menjodohkan — benar 3 dari 4 3 Sebagian 0,75 2,25
5 Tabel pernyataan — benar separuh 3 Sebagian 0,5 1,5
Total 10 6,75

nilai = 6,75 ÷ 10 × 100 = 67,50

Siswa hanya menjawab 2 soal sepenuhnya benar dari 5 soal, tetapi nilainya 67,50 — bukan 40. Nilai sebagian pada soal 4 dan 5 ikut dihitung.

"Kok benar 2 dari 5 tapi nilainya 67?"

Halaman hasil menampilkan dua besaran berbeda: Nilai menghitung bobot terkumpul, Benar menghitung soal yang benar sepenuhnya. Keduanya benar. Soal bernilai sebagian tidak pernah dihitung sebagai "benar", tetapi tetap menyumbang poin.

Aturan Lain

Soal yang dilewati dinilai sama dengan salah. Tidak ada pengurangan nilai karena menjawab salah. Siswa selalu diuntungkan bila mencoba menjawab.

Pengacakan tidak memengaruhi nilai. Penilaian mengacu pada jawaban sebenarnya, bukan huruf A/B/C/D yang tampil.

Nilai dihitung satu kali dan bersifat final. Bila kunci diperbaiki setelah siswa mengerjakan, nilai yang tersimpan tidak ikut berubah. Perbaiki kunci sebelum ujian terbit, atau setelah seluruh peserta selesai.

Peringatan diurutkan bertingkat: nilai tertinggi menang; bila seri, waktu pengerjaan tercepat menang; bila masih seri, yang lebih dahulu selesai menang.

Kapan Nilai Terlihat oleh Siswa

Nilai dihitung seketika saat siswa menekan Selesai dan langsung tersimpan. Namun siswa belum tentu melihatnya: nilai dan pembahasan ditahan sampai Admin atau Admin Soal membuka rilisnya. Ini mencegah kunci jawaban beredar ke peserta yang belum mengerjakan.

Selama terkunci

Siswa melihat konfirmasi jawaban tersimpan. Di Riwayat, ujiannya bertanda Menunggu Rilis dan tidak ikut dihitung dalam rata-rata maupun nilai tertinggi.

Setelah dibuka

Nilai, rincian benar/salah, peringkat, dan pembahasan tiap soal langsung tersedia — tanpa perlu hitung ulang, karena angkanya memang sudah tersimpan sejak awal.

Tingkat kesulitan bukan bobot

Tiap butir soal diberi tanda Mudah, Sedang, atau HOTS. Tanda itu tidak memengaruhi nilai sama sekali — ia hanya penanda mutu untuk penyusun soal. Soal HOTS berbobot 1 tetap bernilai sama dengan soal mudah berbobot 1. Bila soal HOTS memang ingin dihargai lebih, bobotnya yang harus dinaikkan.

Perhatian: Soal Uraian Belum Dapat Dinilai Sistem

Belum tersedia layar koreksi bagi guru untuk menilai jawaban uraian. Selama itu belum ada, bobot soal uraian tetap ikut menjadi pembagi tetapi tidak pernah menghasilkan poin. Akibatnya nilai tertinggi yang mungkin dicapai siswa tidak akan mencapai 100.

Contoh: ujian bertotal bobot 10 yang memuat soal uraian berbobot 5 hanya memungkinkan nilai tertinggi 50 — sesempurna apa pun jawaban siswa.

Anjuran sementara: untuk ujian yang nilainya dipakai sebagai peringkat atau laporan resmi, jangan menyertakan soal uraian. Gunakan soal uraian pada bank soal latihan saja.